WAR (PERANG) karya Putu Wijaya

LAYAR PUTIH BESAR SUDAH TERENTANG DI DEPAN PENONTON DALAM POSISI MENJURAI KE DEPAN. DI BAGIAN KANAN AGAK KE BAWAH ADA JENDELA LAYAR YANG BISA DIBUKA DAN DITUTUP KEMBALI, TEMPAT PEMAIN KELUAR-MASUK.
ADA DUA BUAH LAMPU SOROT. DI BELAKANG LAYAR DAN DI DEPAN LAYAR UNTUK MEMBENTUK BAYANGAN. DI SAMPING LAMPU ITU MASING-MASING ADA SEBUAH PROYEKTOR UNTUK SLIDE YANG AKAN MELEMPARKAN GAMBAR-GAMBAR KE ATAS LAYAR BAIK DARI DEPAN MAUPUN BELAKANG LAYAR. DI BAGIAN ATAS BELAKANG LAYAR BERDERET LAMPU NEON PUTIH, UNTUK MENCIPTAKAN BAYANGAN HITAM PUTIH BAGI PEMAIN YANG RAPAT KE LAYAR. SEDANG DI BAGIAN DEPAN ATAS LAYAR BERDERET LAMPU NEON ULTRA UNTUK MEMBERIKAN WARNA UNGU KE BAGIAN ATAS LAYAR. BILA ADEGAN BERLANGSUNG DI DEPAN LAYAR.
DIPERLUKAN DUA BUAH GUN SMOKE DI BAGIAN KIRI-KANAN DEPAN PANGGUNG.
DI DEPAN PANGGUNG DI BAGIAN ATAS, MELINTANG BONEKA PUTIH BERUKURAN RAKSASA MENEMPEL KE PLAFON ATAS, SEPERTI MELAYANG MEMPERHATIKAN APA YANG SEDANG TERJADI PADA PENONTON. BONEKA ITU TIDAK MEMILIKI WAJAH.
KETUKAN PERTAMA:
Ketukan pertama tanda bagi para pemain di belakang layar agar bersiap-siap serta
mengambil posisinya.
KETUKAN KEDUA:
Lampu auditorium padam semua. Asap disemburkan ke atas layar putih. Suaranya yang mendengus itu diikuti oleh suara angin yang menyeramkan, menderu-deru. Ada terasa suasana akan terjadi sesuatu yang dahsyat. Tapi tak seorang pun yang tahu.